TMMD Berakhir Haru, Prajurit 621 Manuntung Pamit



BARABAI - Menjelang hari akhir kegiatan TMMD ke-107 tahun 2020 Kodim 1002/Barabai, Prajurit Batalyon Infanteri  621/Manuntung berpamitan dengan warga di Desa Sungai Jaranih Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Hulu Sungai Tengah (HST).

Seperti yang dilakukann 5 orang prajurit Yonif/621 Manuntung yang dipimpin Pratu Umar ketika itu.Senin (13/4).

Mereka berat hati meninggalkan rumah H Asnawi tempat menginap selama kegiatan TMMD. Sebab mereka sudah menganggapnya sebaga orang tua.

Terhitung sejak 16 Maret hingg 14 April 2020. Selama itu pula, mereka menjadi anak angkat dari Asnawi.

"Terimakasih pak sudah memberikan kami tempat tinggal yang hampir sebulan lamanya. Saya harap ikatan kita, kami sebagai anak bapak, tetap berlanjut. Tidak hanya sampai di sini," ujar Pratu Usman.

Kelimanya pun memohon ridho jika selama menginap di rumah Asnawi banyak kata maupun tingkah laku yang menyinggungnya.
"Kami banyak-banyak minta rela pak," ujar Usman.

Asnawi pun demikian. Dia berharap walau kegiatan yang dilakukan para prajurit itu berakhir, tetap mengingat dirinya sebagai bapak angkat.

"Saya pum minta rela kalau ada kata maupun tingkah laku yang kiranya menyinggung perasaan, mohon dimaafkan," kata Asnawi.

Kegiatan berakhir, kata Asnawi, bukan berarti ikatan keluarga berakhir.

"Kita akan terus mengingat para parajurit ini. Sering-sering berkunjung ke tempat saya," akhiri Asnawi yang didampingi keluarga kecilnya.(pendim1002).
TMMD Berakhir Haru, Prajurit 621 Manuntung Pamit TMMD Berakhir Haru, Prajurit 621 Manuntung Pamit Reviewed by admin kuta on April 13, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar